Rahman Bando Janji Naikkan Anggaran Pembangunan Ruang Kelas Sekolah


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Calon wakil wali kota Makassar, Abdul Rahman Bando, menegaskan, di Makassar seharusnya tak ada lagi sekolah yang memberlakukan jam belajar secara bergantian.

Hal itu ia utarakan saat mengetahui SD Negeri Pampang di Jl Pampang II, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, masih harus memakai sistem belajar secara bergantian lantaran kurangnya ruang kelas.

Menurut di kota Makassar ini harus jadi percontohan pada aspek pendidikan sebab berstatus sebagai ibukota Provinsi.

Olehnya itu jika nanti ia terpilih bersama Munafri Arifuddin sebagai wali kota akan meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan sekolah yang masih kekurangan kelas.

“Ini di sini (SD Negeri Pampang) ternyata masih sif-sifan, kalau saja alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dimaksimalkan harusnya Makassar ini sebagai barometer pendidikan di Sulawesi Selatan. Ibukota Provinsi harusnya memenuhi standar dasar ini masih pagi sore dia, harusnya tidak ada lagi,” tegasnya saat berkunjung ke Pampang, Jumat (9/10/2020) kemarin.

Sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar, Rahman Bando tahu betul bahwa ada upaya yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah infrastruktur pendidikan di Makassar.

Hanya saja menurutnya perlu sinergitas antara pimpinan dalam hal ini Wali kota yang memimpin dengan Dinas Pendidikan terkait alokasi anggaran.

“Untuk rinciannya saya tahu, kami punya planning bahwa untuk pendidikan di Makassar utamanya tingkat SD dan SMP itu bisa dikembangkan atau bisa ditambah jumlahnya supaya pendidikan kita secara kualitas bisa merata di setiap wilayah. Jangan lagi ada yang dibeda-bedakan,” tutupnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...