Asesmen Nasional 2021, Ini 10 Poin Penjelasan Nadiem Makarim

  • Bagikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. (JawaPos)

Keenam, survei karakter dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial-emosional berupa pilar karakter untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila.

"Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif," tambah Mendikbud.

Ketujuh, survei lingkungan belajar untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Kedelapan, Asesmen Nasional 2021 dilakukan sebagai pemetaan dasar (baseline) dari kualitas pendidikan yang nyata di lapangan, sehingga tidak ada konsekuensi bagi sekolah dan murid.

"Hasil Asesmen Nasional tidak ada konsekuensinya buat sekolah, hanya pemetaan agar tahu kondisi sebenarnya," kata Mendikbud Nadiem Makarim.

Kesembilan, Kemendikbud juga akan membantu sekolah dan dinas pendidikan dengan cara menyediakan laporan hasil asesmen yang menjelaskan profil kekuatan dan area perbaikan tiap sekolah dan daerah.

Kesepuluh, Nadiem Makarim mengatakan, “Sangat penting dipahami terutama oleh guru, kepala sekolah, murid, dan orang tua bahwa asesmen tahun 2021 tidak memerlukan persiapan khusus maupun tambahan yang justru akan menjadi beban psikologis tersendiri. Tidak usah cemas, tidak perlu bimbel khusus demi Asesmen Nasional." (ant/jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan