Pernyataan Menohok Erwin Aksa. Siapa Bilang Danny Pomanto Berhasil? Sangging Caritaji

Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa saat memberi keterangan pers.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Tensi pertarungan Pilkada Kota Makassar makin memanas. Terbaru, pengendali tim Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman), Erwin Aksa melontarkan kritik keras ke kubu lawannya Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA).

Pernyataan keras itu dilontarkan Erwin Aksa saat mengundang para wartawan di Markas Tim Pemenangan Hotel Novotel Makassar, Minggu 11/10/2020. Erwin didampingi sejumlah tim suksesnya diantaranya, Andi Suruji, Azhari Sirajuddin dan Ramli Manon.

Menurutnya lima tahun kepemimpinan Danny tak ada program berjalan.

“Adama. Adama. Mana caritaji semua? Tunjukkan mana program yang berhasil? Semua tak ada yang jalan. Mangkrak dan jadi jualan buah bibir kampanye saja. Mana itu pete-pete smart, mana apartemen lorong!” kata Erwin berapi-api.

Selama incumbent berkuasa dalam catatan Erwin juga kerap membuat kebijakan kontroversi berujung rusaknya tatatan pemerintah. “Masa bikin klaster NJOP pajak. Dimana-mana di dunia tak ada klaster seperti itu. Di Jakarta dna kota-kota besar tidak ada seperti itu. Akhirnya pengusaha di Tanjung Bunga mengeluh. Ngak ada bisnis jalan. Jualan rumah tidak laku. Objek hukum kan tanah, bukan kawasan. Peraturan ini membuat celah korupsi dan nepotisme akhirnya pebisnis harus negosiasi. Dalam negosiasi muncul suap dan macam-macam. Jadi dia bikin aturan yang rawan korupsi,” beber dia.

Belum lagi, kata pengusaha nasional ini, Danny membuat banyak kebijakan pemerintahan dan mencelakakan banyak aparat ASN Pemkota Makassar. “Cobami buka data berapa ASN yang dipenjara gara-gara dia. Itu artinya dia gagal jadi pemimpin. Masih mau pilih itu,” tambah Erwin.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...