Covid-19 Meningkat, Mahathir Mohamad Sesalkan PRN Sabah

Senin, 12 Oktober 2020 15:54

Mahathir Mohamad -- reuters

FAJAR.CO.ID, KUALA LUMPUR – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad menyesalkan pelaksanaan Pemilu atau Pilihan Raya Negeri (PRN) Sabah yang telah membuat jumlah tertular COVID-19 di negara bagian tersebut meningkat.

“Sepatutnya PRN Sabah tidak diadakan,” ujar pendiri Partai Pejuang Tanah Air (Pejuang) tersebut melalui blog pribadinya di Kuala Lumpur, Senin (12/10).

Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan Minggu (11/10) kasus COVID-19 di Sabah mencapai 488 yang semuanya merupakan kasus setempat.

“Sabah sudah ada PRN pada 2018. Warisan menang dan membentuk pemerintahan. Tetapi pemerintah pintu belakang pusat berhasrat menguasai Sabah juga melalui pintu belakang,” katanya.

Dia mengatakan Pemerintah Warisan terpaksa dibubarkan untuk adakan PRN.

“Maka menanglah duit, karena dia raja. Tapi biayanya tinggi. Bukan saja uang ringgit, tetapi juga serangan COVID-19. Dari Sabah berkembang ke Semenanjung. Kononnya menteri kebal tidak perlu karantina, malangnya COVID-19 tidak tahu menteri kebal,” katanya.

Maka, ujar Mahathir, berjangkitlah COVID-19 dan merebaklah 631 kasus sehari.

Bagikan berita ini:
1
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar