Dugaan Politik Uang Danny-Fatma Naik ke Penyidikan? Bawaslu Putuskan Besok


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar tengah mengkaji pelanggaran politik uang (money politic) yang diduga dilakukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 1 Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi pada pemilihan Wali Kota Makassar 2020.

Komisioner Bawaslu Makassar Divisi Penindakan, Sri Wahyuningsih menerangkan pihaknya telah memeriksa sebanyak 10 saksi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

“Kami sudah periksa 10 orang. Komposisi saksi tidak bisa kami sebutkan dari pihak pelapor atau terlapor. Intinya pemeriksaan saksi sudah selesai,” terang Sri saat dikonfirmasi fajar.co.id, Senin (12/10/2020).

Pasca klarifikasi tersebut, Bawaslu masuk dalam tahap kajian dan analisis apakah akan dilanjutkan ke tahap penyidikan atau justru dihentikan.

Sri Wahyuningsih menegaskan pihaknya akan merilis hasil pemeriksaannya besok, Selasa 13 Oktober 2020.

“Masih proses kajian akhir. Artinya masih ada di tangan Bawaslu. Belum ada keputusan apakah lanjut ke penyidikan atau tidak. Besok kita akan rilis hasilnya,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, tim hukum pasangan calon nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando melapor ke Bawaslu terkait dugaan politik uang yang terjadi di Maccini, Kecamatan Panakkukang. Diantaranya berupa beras, mie instan, dan spanduk di posko pemenangan Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...