Golkar, PDIP dan Nasdem Dominasi Pengusung Dinasti Politik di Pilkada 2020

Akbar Faizal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Riset Nagara Institute menemukan masalah klasik dari Pilkada-pilkada sebelumnya yang masih tertancap yaitu dinasti politik di tingkat lokal.

Dari ratusan pasangan calon Kepala Daerah yang akan berkompetisi dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Temuan Nagara Institute menunjukkan terdapat 124 kandidat yang terafiliasi dengan dinasti politik dan maju sebagai calon kepala daerah.

Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal melalui rilisnya mengatakan pihaknya menemukan fakta Partai Golkar menempati urutan pertama yang mengusung dinasti politik sebanyak 12,9 %. Disusul PDIP (12,4 %) dan Partai Nasdem (10,1%).

“Dalam hal partai yang mengusung calon kepala daerah non-kader, Partai Nasdem menempati posisi teratas sebanyak 13,1% disusul PDIP (11,7%) dan Partai Hanura (9,7%),” katanya, Senin (12/10/2020).

124 kandidat dinasti politik tersebar merata di 270 daerah pemilihan. Provinsi Sulawesi Selatan adalah daerah dengan jumlah kandidat dinasti terbanyak dengan jumlah 12 orang (satu kota pemilihan dan 4 (empat) kabupaten pemilihan).

Disusul Sulawesi Utara yakni 11 orang yang tersebar di satu provinsi pemilihan, 4 (empat) kabupaten pemilihan dan 3 (tiga) kota pemilihan. Daerah rawan dinasti terbesar ketiga dan keempat ada di Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah sebanyak 10 orang kandidat dinasti yang tersebar di 7 (tujuh) kabupaten pemilihan dan 2 (dua) kota pemilihan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...