Gubernur Sulsel Nilai Sosialisasi UU Cipta Kerja ke Masyarakat Kurang Baik

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kurangnya sosialisasi di tengah masyarakat dinilai menjadi salah satu titik ricuhnya antara massa aksi dan aparat keamanan maupun pemerintah serta DPR.

Gubernu Sulawesi Selatan menyebut, pengesahan UU Cipta Kerja tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi. Menurutnya, UU Cipta Kerja hadir justru dapat mempermudah investor masuk ke Indonesia dan angka pengangguran dapat berkurang.

Kendati demikain, ia tak menampik terdapat sisi negatif yang dapat menganggu kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Selatan.

Olehnya, ia mengaku sosialisasi sangat dibutuhkan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat umum.

“Kami gubernur dapat tugas dari presiden untuk memberikan pemahaman ke masyarakat tentang isi dan poin dari UU ini,” ucapnya, Senin (12/10/2020).

Ia menjelaskan sebagai salah satu negara investasi terbaik, Indonesia masih terbilang cukup sulit mendapatkan investor lantaran birokrasi yang panjang dan mahal.

“Sementara kita bisa lihat angkatan kerja setiap tahun sekitar tiga juta yang harus disiapin. Nah kalau kita tidak membuat terobosan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang ramah investasi maka pengangguran ini terus bertambah,” jelasnya.

Dari 79 Undang-Undang terdapat 2444 pasal yang saling tumpang tindih sehingga, kata dia, lahirlah UU Cipta Lapangan Kerja. (Anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...