Muhammadiyah Ogah Ikut Demo Bareng Ormas Besutan Habib Rizieq Tolak UU Cipta Kerja, Ini Alasannya

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – PP Muhammadiyah memastikan tidak akan ikut dalam aksi tolak UU Cipta Kerja yang dilakukan Aliansi Anti Komunis (Anak) NKRI.

Anak NKRI digawangi tiga ormas besutan Habib Rizieq. Yakni Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dan GNPF Ulama.

Rencananya, demo bertajuk Aksi 1310 itu digelar oleh Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF U).

Aksi demo itu dilakukan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10) besok.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2020).

Bahkan, Muhammadiyah mewanti-wanti angotanya agar tidak ikut dalam aksi tersebut.

“Muhammadiyah tidak ada hubungan dan tidak akan ikut dalam aksi yang akan dilaksanakan oleh sejumlah organisasi Islam pada Selasa (13/10),” ujar Mu’ti.

Ia menegaskan, Muhammadiyah saat ini lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan dampaknya pada pendidikan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.

“Dalam situasi sekarang, sebaiknya semua pihak bisa menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, termasuk demonstrasi,” ujarnya.

Anggota British Council Advisory Board 2006-2008 ini menyatakan, aksi demonstrasi lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya.

Selain itu, sambungnya, Islam mengajarkan untuk meninggalkan perbuatan yang lebih banyak mudarat dibandingkan manfaatnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...