Pemkot Didesak Bayar Insentif RT dan RW, Kasrudi: Mereka Ujung Tombak Pelayanan Publik

Kasrudi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi mendesak Pemerintah Kota Makassar segera memberikan hak berupa insentif kepada Ketua RT /RW. Ia menegaskan, struktur ini merupakan ujung tombak pelayanan publik di tingkat terbawah.

Dari beberapa laporan yang ia terima dari masyarakat, hingga kini insentif RT/RW masih banyak yang belum menerima, bahkan ada yang telah mendapatkan namun mengalami pemotongan yang cukup signifikan.

“Dari beberapa laporan yang kami dapat dari masyarakat bahwa sampai sekarang bahwa insentif RT RW itu masih banyak yang belum dapat bahkan ada yang dapat tapi mengalami pemotongan yang cukup signifikan,” ungkap Kasrudi, Senin (12/10/2020).

Memang ada indikator yang dinilai dari tiap RT/RW, diantaranya kebersihan, iuran PBB, hingga keamanan lingkungan. Hal tersebut dinilai oleh lurah setempat kemudian diajukan ke Camat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemkot Makassar.

“Betul ada indikator yang dinilai, tetapi juga tidak mungkin melewati sampai 50 persen pemotongannya,” tutur legislator Gerindra itu.

“Jadi saya berharap kepada camat terkhusus lurah yang diberikan kewenangan untuk mengukur indikator insentif RT/RW agar memberikan penilaian yang wajar. Tanpa ada unsur-unsur Pilkada di dalamnya,” tegasnya lebih lanjut.

Insentif tersebut disalurkan per tri wulan. Namun, lanjut Kasrudi, hingga bulan Oktober ini masih banyak Ketua RT dan RW yang belum mendapatkan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...