Politikus PSI Tsamara Amany Ikut Pertanyakan Draft Asli UU Ciptaker

Tsamara Amany

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– – Undang-undang Cipta Kerja telah disahkan pemerintah bersama DPR dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020. Hanya saja, hingga saat ini draf asli UU Cipta Kerja belum terbit dan tak bisa diakses publik.

Kondisi itu juga menjadi sorotan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany. Menurutnya, draft asli harusnya sudah bisa diakses agar bisa dipelajari oleh masyarakat.

“Bagaimana publik mau mengkaji & memahami UU Ciptaker kalau hingga detik ini drafnya belum bisa diakses publik?” ungkap Tsamara di akun Twitternya, Senin (12/10/2020).

Sementara itu, di akun Instagramnya mantan Caleg DPR itu mengaku sudah mengkaji beberapa pasal dari UU Cipta Kerja. Pasal itu merupakan yang ada di draft RUU yang 900 halaman dan belum final.

“Ada beberapa pasal yang sudah saya bahas mengenai bab ketenagakerjaan. Untuk teman-teman yang ingin membaca, bisa check highlight saya mengenai pasal-pasal yang ramai. Salah satu yang sempat jadi kontroversi adalah perkara cuti hamil yang katanya dihapus upahnya & penghapusan cuti haid. Tapi ternyata itu nggak benar ya.” Ungkapnya.

Tsamara menyebutkan terlepas dari pro-kontra UU Cipta Kerja, dirinya mengaku bangga dengan budaya literasi anak muda. Di mana mereka membaca 900 halaman draft RUU Cipta Kerja yang sudah tersebar.

“Bahkan nggak sedikit juga yang sampai baca draft 900 halaman itu untuk memastikan fakta & kabar yang beredar. Salut!” Sebutnya. (msn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...