Prof Jimly Asshiddiqie: Ini akan Dimusuhi oleh Penguasa

Prof Jimly Asshiddiqie-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPD RI Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa tekanan politik sebanyak-banyaknya untuk menolak Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) tidak akan efektif.

“Jadi, demo untuk memberi tekanan politik sebanyak-banyaknya, ya kan, tidak akan efektif. Karena, ini akan dimusuhi oleh penguasa. Pasti dimusuhi,” ucap Prof Jimly.

Hal ini disampaikan mantan ketua pertama Mahkamah Konstitusi (MK) RI tersebut ketika berbincang dengan jpnn.com pada Sabtu (10/10).

Saat itu dia mengatakan publik harus memahami bahwa RUU Ciptaker merupakan ambisi pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah disampaikan secara resmi dalam forum sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI.

Kemudian, keinginan melahirkan omnibus law RUU Ciptaker juga dikemukakan usai dilantik sebagai Presiden RI untuk periode kedua pada 20 Oktober 2019. Gagasan ini juga telah dibahas berkali-kali di rapat kabinet terbatas.

“Jadi, jangan lagi ada lagi yang menganggap, oh ini bukan presiden, oh ini maunya menteri anu, menteri ini, tidak. Ini sudah kehendak kolektif kepemimpinan sekarang, dan ini sudah diputus secara materil, sudah selesai,” ucap Jimly Asshiddiqie.

Inilah alasannya mengapa demo besar-besaran untuk memberikan tekanan politik kepada Presiden Ketujuh RI itu tidak akan efektif. Justru, Jimly Asshiddiqie khawatir pihak-pihak yang menyebar hoaks seputar RUU Ciptaker ditangkap aparat.

“Itu akan dilakukan, karena ini sudah kehendak kolektif, dan harus dipaksakan, tidak bisa tidak. Jadi ini tidak lagi main-main. Ini orientasinya sudah menang-kalah,” ucap tokoh asal Sumatera Selatan ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...