Jangan Mudah Percaya Hasil Survei, Kadang Hanya Gimik Politik!

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sejumlah lembaga survei, kini sudah mulai merilis hasil penelitian mereka terkait tingkat elektabilitas calon kepala daerah (Cakada) Makassar.

Sejumlah pengamat berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh atas hasil survei yang ada saat ini. Jangan mudah dipercaya. Apalagi mau terprovokasi.

Salah satu datang dari pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto, mengatakan saat ini ada begitu banyak lembaga survei di Indonesia. Tak terkecuali di Makassar ini.

Olehnya itu, masyarakat perlu cermat. Jangan mudah dibohongi. Lihat lembaganya. Apakah layak dijadikan rujukan atau tidak.

Pasalnya sejauh ini, kata Ali, banyak juga lembaga survei abal-abal. Merilis survei mereka hanya digunakan sebagai gimik politik atau trik menarik perhatian pemilih.

Padahal pada kenyataannya tidak sesuai fakta. Tidak di unggulkan, malah tiba-tiba muncul dengan hasil survei yang sangat jauh berbeda pada umumnya. Waspadai pembodohan publik.

“Memang hasil survei yang mengunggulkan salah seorang paslon itu cukup berpengaruh. Tetapi kalau jaraknya terlalu jauh. Itu patut dicurigai. Bisa jadi ini hanya gimik politik,” bebernya, sesaat lalu.

Meski begitu, kata Ali, hasil survei yang seperti itu. Seperti, mempopulerkan seorang paslon, tidaklah terlalu berpengaruh di zaman sekarang ini. Menurutnya, masyarakat kini kian cerdas memilah mana lembaga survei kredibel mana yang tidak.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...