Petinggi KAMI Ditangkap, Iwan Sumule: Kalau Gatot Tak Mau Tanggung Jawab, Maka ProDEM Siap Ambil Alih

Selasa, 13 Oktober 2020 16:54

Syahganda Nainggolan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Penangkapan beberapa anggota dan pengurus Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) baik di Jakarta dan Medan ikut ditanggapi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule

Iwan bahkan mempertanyakan keberadaan Presidium KAMI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang sebelumnya mengaku siap bertanggung jawab jika ada anggota atau pengurus KAMI yang berurusan dengan hukum.

“Gatot kemana? Gatot pernah sampaikan bahwa jika ada orang-orang KAMI berurusan dengan hukum beliau akan tanggung jawab,” tanya Iwan di akun Twitternya, Selasa (13/10/2020).

Politisi partai Gerindra itu mengungkapkan jika KAMI tak bisa membebaskan atau membantu Syahganda Nainggolan yang juga senator ProDEM. Pihaknya siap mengambilalih untuk membantu Sekretaris Badan Pekerja KAMI itu.

“Saya sampaikan, bahwa Bung @syahganda adalah Aktivis/Senator ProDEM. Jika Gatot tak mau tanggung jawab, maka ProDEM akan ambil alih untuk advokasi Bung @syahganda,” tegasnya.

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri melakukan operasi senyap di tengah pro dan kontra Omnibus Law. Sebanyak 8 petinggi KAMI ditangkap di Medan dan Jakarta.

Kedelapan petinggi KAMI tersebut kini sedang diperiksa di Gedung Bareskrim Polri. Mereka diduga melanggar pasal tentang undang-undang ITE.

Mereka yang ditangkap di KAMI Medan adalah Juliana, Devi, Khairi Amri dan Wahyu Rasari Putri. Sementara yang diamankan di KAMI Jakarta: Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Kingkin Anida. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
5
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar