Tenaga Honorer Diproyeksi Jadi Stafsus, Ini Tanggapan Legislator Makassar

Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suhada Sappaile

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sekretariat DPRD Kota Makassar berencana akan merekrut 50 tenaga honorer di DPRD Makassar untuk dijadikan staf khusus (stafsus) para legislator.

Tugasnya mendampingi masing-masing anggota dewan dalam segala jenis administrasi. Sehingga 50 anggota dewan bisa fokus pada tupoksinya.

Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suhada Sappaile menilai kebijakan pemberdayaan tenaga honorer menjadi staf khusus legislator, sangat baik. Karena para honorer ini sedikit banyaknya telah mengetahui seluk beluk keperluan anggota dewan.

“Menurut saya itu bagus. Jadi tenaga honorer diperbantukan pada anggota dewan sebagai stafsus Jadi intinya 50 orang kan sedikit banyak sudah tahu kebutuhan dan keperluan anggota dewan dan setiap saat bisa dipanggil karena mereka juga bagian dari staf di DPRD Makassar,” ujar Suhada saat dihubungi fajar.co.id, Selasa (13/10/2020).

Terkait dengan penggajiannya, Suhada menyebut tidak ada anggaran khusus. Mereka tetap menerima gaji sebagai status tenaga honorer. Sementara untuk insentif, semua tergantung dengan legislator yang didampinginya.

“Insentif mereka ya tergantung dari anggota dewan yang mereka urus keperluannya. Ini yang saya lakukan sebagai pimpinan yang diurus sama staf yang diambil dari tenaga kontrak,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Kasrudi mengatakan hal serupa. Ia memandang rencana membuat staf khusus untuk mendampingi anggota dewan adalah kebijakan bagus. Sebab, jika begitu bisa memudahkan kinerja-kinerja legislatif.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...