Ambulans Diduga Suplai Logistik Pendemo, Denny Siregar: Mirip ISIS di Suriah

Ambulans ditembaki gas air mata oleh Brimob. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dalam aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Selasa (13/10/2020). Personil Brimob sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan salah satu mobil ambulans.

Peristiwa itu bahkan terekam dan viral di media sosial. Dalam video, terlihat sejumlah personil Brimob menembaki ambulans itu dengan tembakan gas air mata.

Sempat mundur menghindari petugas, ambulans itu kemudian melarikan diri dengan pintu samping yang masih terbuka.

Pegiat media sosial, Denny Siregar ikut mengomentari hal tersebut. Dirinya mendapatkan informasi jika, mabulans itu mengangkut batu sebagai logistik pendemo melawan petugas.

“Dari kmrn video ambulans yang lari dari kejaran polisi waktu demo, sliweran ditempat gua. Kabarnya ambulans sdh ditangkap dan ada dugaan isinya batu untuk logistik..,” Katanya di akun Twitter, Rabu (14/10/2020).

Denny menyebutkan kejadian itu mirip peristiwa Mei 2019 saat demo penolakan hasil Pilpres 2019.

“Peristiwa Mei 2019 mau mrk ulang. Misi kemanusiaan disusupi. Mirip ISIS di Suriah..,” Ungkapnya.

Ambulans tersebut sempat disebut milik Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Namun pihak Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) kemudian memberikan bantahan.

MDMC mengaku tidak pernah menerjunkan ambulans saat unjuk rasa penolakan UU Ciptaker.

“Ternyata si ambulans yang kabur itu bukan punya @muhammadiyah..Lalu punya siapa ya ?? Jeng jeng jeeeenggg..,” Tulis Denny.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...