ASN Terlibat Politik Praktis, Menpan RB: Kami Tunggu Laporan Bawaslu

Menpa RB, Tjahjo Kumolo saat berada di Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo berkunjung ke Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Gowa, Tjahjo menanggapi segala pelanggaran Pilkada yang bisa saja terjadi pada masa saat ini.

Tjahjo mengatakan masih menunggu laporan dari Bawaslu dari setiap wilayah yang ada di Indonesia. Termasuk keterlibatan ASN dalam praktek politik praktis yang dianggap sangat dilarang dilakukan bagi setiap abdi negara.

“Kami menunggu di Bawaslu. Kami tak bisa memvonis. Laporan Pemda pun kami tanggapi dalam konteks pilkada yang laporannya dari Bawaslu,” katanya kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, hingga saat ini Bawaslu Kabupaten Gowa belum menerima adanya laporan dugaan politik uang yang dilakukan oleh jajaran ASN, maupun TNI/Polri yang dianggap dilarang keras terlibal dalam hal tersebut.

Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto Avol, mengingatkan kepada pasangan calon tunggal sekaligus petahana ini (Adnan-Kio) untuk tidak melibatkan ASN dan tidak menggunakan fasilitas negara.

Apalagi hingga oknum ASN yang bersangkutan terlibat pada praktek politik uang, yang dianggap mengancam pekerjaannya dan merusak pesta demokrasi di wilayah setempat.

“Kami juga mengimbau kepada pasangan calon untuk tidak melibatkan ASN, dan juga tidak menggunakan fasilitas negara dalam proses pendaftaran calon,” katanya.

Kata dia, netralitas ASN diatur dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN jo PP Nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS. Di antaranya larangan menghadiri deklarasi bakal pasangan calon dengan atau tanpa atribut. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...