Beli Ponsel di Media Sosial, Eh… Ternyata Hasil Perbuatan Terlarang

Dua penadah barang curian diamankan polisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ardi, 25 tahun dan AS, 14 tahun ugal-ugalan di jalan. Betapa tidak, keduanya gelisah saat berpapasan dengan polisi dari Tim Raimas Polrestabes Makassar.

Polisi bersenjata laras panjang ini pun langsung mencegat kedua remaja ini, yang mengendarai sepeda motor di Jalan Bandang.

Bahkan kedua orang ini sempat melarikan diri, dan berhasil diberhentikan petugas pada saat itu juga.

“Ditemukan terlarang obat daftar G dan beberapa ponsel. Saat dibawa ke posko, rupanya ponsel ini hasil curian yang dia beli di medsos (media sosial) dengan harga yang murah,” kata Dantim Raimas Polrestabes Makassar, Bripka Emir Sholihan, Rabu (14/10/2020).

Diduga Aldi adalah penadah ponsel yang dia beli tersebut seharga Rp1,7 juta. Tak hanya sampai di situ saja. Polisi pun menghubungi sebuah nomor penting yang ada di dalam ponsel tersebut.

Saat dihubungi, benar saja. Orang yang berbicara dalam sambungan telepon dengan salah satu anggota Tim Raimas mengaku baru saja jadi korban pencurian ponsel di Kabupaten Gowa.

Dan ponsel yang dibawa oleh Aldi dan temannya inilah, adalah milik korban yang baru saja dihubungi oleh polisi itu.

“Jadi korban mengaku kecurian di Kabupaten Gowa. Pelakunya pun jual lewat sosmed dan dibeli oleh Aldi, yang juga membawa obat terlarang. Kami pun membawa kedua pelaku ini ke Gowa untuk diproses,” tambah Bripka Emir.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...