Demo UU Cipta Kerja Ricuh, DLH Makassar Klaim Tak Temukan Kerugian

Demonstrasi Penolakan UU Cipta Kerja di Kota Makassar Tetap Berlangsung

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar tidak menemukan adanya kerugian dan kerusakan akibat demo yang berlangsung beberapa hari lalu.

Padahal demo yang menolak UU Omnibus Law Cipta kerja tersebut berlangsung beberapa hari yang menghadirkan ribuan massa dari berbagai kalangan. Bahkan beberapa berujung bentrok dan kericuhan.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Makassar, Bahar Cambolong mengatakan, hal itu lantaran titik aksi yang berada di depan DPRD Provinsi tidak adanya pot di jalan Urip Sumoharjo dan hanya dipenuhi pohon peneduh.

“Tidak adaji kerusakan, kalau pot tidak adaji yang rusak karena sudah permanen semua,” ungkap Barcam sapaan akrabnya, Rabu (14/10/2020).

Menurutnya, keputusannya untuk tidak memasang pot di titik rawan aksi dinilai sudah tepat. Di mana sepanjang jalan Urip Sumoharjo hanya dipenuhi pohon peneduh.

“Belum ada, tidak adaji (kerugian). Karena semua pohon besar ji. Tahun lalu kan pot pot bunga itu mengalami kerusakan,” bebernya.

“Sekarang tidak adami, karena tidak adami pot di atas Fly over. Semua permanen,” tambahnya.

Barcam menilai pohon peneduh yang ditanam di dekat kantor DPRD Sulsel tidak akan dirusak oleh massa aksi. Mengingat ukurannya yang besar.

“Untuk sementara aman, tidak ada kerugian karena pohon besar semua. Pohon peneduh semua yang penuhi di pinggir jalan. Tidak mungkin dia mau kasi roboh,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...