Dituntut 14 Bulan, Ini Tanggapan Pengacara Rusdi Muhadir

Ilustrasi Sidang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sidang dugaan korupsi PD Parkir Makassar Raya dengan terdakwa, Rusdi Muhadir, akhirnya digelar setelah sempat tertunda sepekan. Mantan direktur operasional PD Parkir Makassar Raya tersebut dituntut satu tahun dua bulan (14 bulan).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati, Andi Irfan mengatakan berdasarkan fakta persidangan dan barang bukti terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaan subsider. Yakni Pasal 3 ayat (1) UU R.I. no 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU R.I. no 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU R.I. nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikror Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP

“Terdakwa dituntut satu tahun dua bulan dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan,” kata Andi Irfan, Selasa (13/10/2020).

Menanggapi hal tersebut penasihat hukum terdakwa Rusdi Muhadir, Faisal Silenang mengatakan pihaknya cukup kaget dengan tuntutan JPU. Pasalnya unsur kerugian negara dalam perkara yang menjerat kliennya tidak ada. Dimana pinjaman yang dilakukan oleh kliennya sudah dibayar lunas pada 26 Desember 2018.

Sedangkan penyidikan dilakukan pada 22 Juli 2018. Sehingga tidak jelas apa yang menjadi dasar perhitungan kerugian negara.

“Memang dalam aturan pengembalin kerugian negara tidak membatalkan proses pidana. Namun dalam hal kerugian negara sudah dipulihkan sebelum dilakukan penyelidikan,” ungkapnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...