Penagasan Syarief Hasan: Partai Demokrat Tolak UU Ciptaker tapi Tak Dalangi Demo

Syarief Hasan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan kembali mengingatkan pemerintah agar mempertimbangkan masukan masyarakat terkait penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja. Pasalnya, penolakan yang dilakukan berbagai kalangan itu murni lahir dari keresahan masyarakat.

Syarief Hasan memandang bahwa elemen masyarakat telah melakukan kajian sebelum melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasinya.

”Ketika kita mendengar aspirasi mereka tentang uang pesangon yang berkurang, hak cuti yang makin lemah, UMR yang semakin kecil, dan aspirasi lain, dapat dipastikan bahwa mereka telah melakukan kajian sebelumnya,” ungkap Syarief Hasan.

Apalagi, menurut Syarief Hasan, tidak hanya kalangan mahasiswa dan buruh yang menyatakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

”Organisasi keagamaan terbesar di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama juga telah menyatakan dengan tegas bahwa UU Cipta Kerja hanya menguntungkan konglomerat dan kapitalis, namun menindas dan menginjak kepentingan para buruh, petani, dan rakyat kecil,” ujar Syarief Hasan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menegaskan, Partai Demokrat tidak pernah mendalangi aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat.

”Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, buruh, dan elemen lainnya merupakan demonstrasi yang murni, independen, dan tidak terikat dengan politik praktis,” tegas Syarief Hasan.

Meski demikian, dia menyatakan, Partai Demokrat mendukung segala bentuk implementasi kehidupan berdemokrasi, tidak anarkis di Indonesia.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...