Soal UU Cipta Kerja, Ketua DPRD Bone Bawa Tuntutan Mahasiswa ke DPR RI

Aspirasi

FAJAR.CO.ID, BONE — Tuntutan aliansi pemuda dan mahasiswa Bone soal UU Cipta Kerja sudah tersampaikan langsung ke DPR RI. Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan yang telah membawanya langsung.

Irwandi menyerahkan tuntutan penolakan UU Cipta Kerja para demonstran pada Selasa, 13 Oktober kemarin. “Apa yang menjadi poin tuntutan adik-adik mahasiswa dan pemuda kami sudah sampaikan ke DPR RI,” katanya Rabu (14/10/2020).

Legislator partai Golkar itu menuturkan, apa yang dilakukan oleh mahasiswa karena kepedulian mereka. Sebab, niatnya ini berangkat dari perjuangan rakyat, dari suara rakyat maka tentu semangatnya sama karena ini persoalan rakyat .

“UU cipta kerja ini atau aspirasi mahasiswa bukanlah kewenangan kami, karena domainnya ada di pusat kami hanya bisa menyampaikan aspirasi mahasiswa,” terang  ayah dua anak itu.

Sementara Organisasi pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini yakni, HMI Cabang Bone, IMM Cabang Bone, Sapma dan DPC Kepmi Ajangale. 

Jenderal lapangan aksi, Defrianto  Mappasissi menyatakan pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja menghilangkan hak-hak buruh dan pekerja. 

Justru, kata dia, kelak hidup buruh dan pekerja harusnya diberi penghidupan yang lebih layak. “Kami hanya menginginkan buruh dan pekerja kelak dapat penghidupan yang lebih layak,” sebutnya.

Defrianto menegaskan, aliansi pemuda dan mahasiswa Bone menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan. Ia meminta agar undang-undang tersebut dicabut. 

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...