Bentrok Warga dengan Aparat, Emak-emak Dicekik

Sejumlah orang tampak sedang beradu fisik dalam konflik memperebutkan lahan di Pubabu Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Rabu (14/10). Foto: Antara/Istimewa

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Konflik antara warga dengan petugas dari Pemerintah Provinsi NTT kembali terjadi. Konflik disebabkan memperebutkan lahan di Pubabu Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Pulau Timor, NTT.

Tokoh masyarakat Pubabu Besipae Niko Manao membenarkan adanya konflik terkait lahan Pubabu Besipae yang terjadi pada Rabu (14/10) siang.

“Betul ada konflik lagi yang terjadi kemarin sekitar jam 12.00 siang antara warga dan pihak Pemerintah Provinsi NTT,” katanya ketika dikonfrimasi dari Kupang, Kamis (15/10).

Niko Manao juga membenarkan sebuah video yang beredar di media sosial yang berisi bentrokan fisik antara warga dengan petugas dari Pemerintah Provinsi NTT.

Ia mengatakan, bentrokan tidak bisa terhindari saat petugas Satpol-PP dan Dinas Peternakan Provinsi NTT turun untuk melakukan kegiatan di lahan tersebut.

Namun warga menolak dengan alasan bahwa lahan tersebut masih berstatus sengketa, sehingga tidak dibenarkan adanya kegiatan di dalamnya sehingga berujung pada perkelahian fisik, katanya.

“Beberapa warga kami perempuan yang terluka. Ada ibu yang dicekik di leher hingga masih ada luka yang membekas,” katanya.

Dalam video yang beredar berdurasi 2 menit 36 detik, tampak sejumlah warga perempuan dan petugas dari pemerintah saling beradu mulut.

Sedangkan di sisi lain beberapa warga terlihat sedang berkelahi dengan kaki dan tangan dengan sejumlah petugas serta beberapa orang dari kelompok pemerintah yang mengenakan pakaian sipil.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...