Konsumsi Rumput Laut, Tingkatkan Kesehatan Jantung hingga Kurangi Risiko Kanker

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - RUMPUT laut tumbuh di sepanjang garis pantai berbatu di seluruh dunia. Namun, rumput laut paling sering dikonsumsi di negara-negara Asia seperti Jepang, Korea, dan Tiongkok.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan rumput laut, seperti dilansir laman Genpi.co, Kamis.

  1. Meningkatkan energi

Kandungan yang terdapat pada rumput laut adalah zat besi. Manfaat yang bisa didapatkan dari zat besi adalah memproduksi energi yang dibutuhkan tubuh saat melakukan aktivitas harian.
Kurangnya zat besi bisa menyebabkan anemia, sehingga seseorang menjadi mudah lemah dan lesu. Semangkuk rumput laut menyediakan 1,1 atau 0,8 mg zat besi.

Memasukkan rumput laut ke dalam makanan sehari-hari bisa membantu Anda mencapai kebutuhan 8 mg zat besi harian untuk laki-laki.

Kemudian 18 mg zat besi untuk perempuan.

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Sejumlah penelitian di laboratorium menunjukkan senyawa antioksidan dan anti-alergenik dalam rumput laut memiliki kemampuan untuk melawan berbagai virus. Seperti herpes dan HIV, dengan menghalanginya masuk ke dalam sel tubuh.

  1. Baik untuk penderita diabetes

Rumput laut juga mengandung omega-3 asam lemak. Selembar rumput laut memiliki kandungan omega-3 asam lemak yang sama dengan dua alpukat.

Fungsi dari omega-3 asam lemak adalah meningkatkan kolesterol baik atau HDL, serta mengurangi kolesterol jahat atau LDL.

  1. Meningkatkan fungsi tiroid

Tiroid punya peranan penting bagi sistem metabolisme tubuh. Untuk menjalankan fungsinya, kelenjar tiroid butuh asupan yodium yang bisa didapat dengan mengonsumsi rumput laut atau garam beryodium. Sebab, kekurangan yodium bisa menyebabkan hipotiroid.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Rumput laut merupakan sumber serat larut air yang baik dan mengandung asam lemak omega-3. Serta antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan kandungan gizi dalam rumput laut yang mampu menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total.

Serta mencegah pembekuan darah. Namun, penelitian klinis lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat bukti tersebut.

  1. Menstabilkan gula darah

Penelitian menunjukkan pola makan tinggi serat, yang bisa didapat dari sayur, buah, dan rumput laut, bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.

Senyawa fucoxantin dan alginat dalam rumput laut diyakini bisa mengurangi resistensi insulin dan menstabilkan kadar gula darah, serta mencegah diabetes tipe 2.

  1. Menurunkan risiko kanker

Beberapa penelitian menunjukkan jika Anda rutin mengonsumsi rumput laut, maka hal ini bisa menurunkan risiko kanker payudara. Serat larut yang ditemukan dalam rumput laut juga dipercaya bisa membantu menekan perkembangan kanker usus besar.

Namun, meski baik untuk kesehatan, sebaiknya jangan terlalu banyak juga mengonsumsi rumput laut yang kaya yodium ini.

Sebab, kelebihan yodium bisa mendatangkan masalah kesehatan berupa risiko perdarahan, gangguan tiroid, dan masalah ginjal.

Rumput laut juga mengandung zat logam, seperti merkuri, timbal, dan cadmium, yang bisa berbahaya bagi tubuh. Karena itu, disarankan untuk membatasi asupan rumput laut sebanyak 4 gram per hari.(genpi/jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan