Polisi Letuskan Tembakan, Ambil Paksa Jenazah di RS Kembali Terjadi

Ambil Paksa Jenazah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi pengambilan paksa jenazah di Kota Makassar kembali terjadi. Kali ini di RS Awal Bros, Kecamatan Panakkukang, Rabu malam (14/10/2020).

Pantauan di lokasi dini hari tadi, kerumunan kerabat dan anggota keluarga jenazah yang diduga terkonfirmasi Covid-19, mendatangi rumah sakit tersebut.

Di sana, mereka berkumpul dan sempat menjadi perhatian pengendara yang melintas. Beberapa dari mereka juga sempat berbicara dengan nada emosi dengan beberapa rekannya.

Ternyata, mereka menolak keras jenazah keluarganya dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Mereka pun mengamuk dan sempat bersitegang dengan aparat polisi setempat.

Sanak keluarga pun sudah membawa jenazah keluarganya dengan keranda, ke sebuah mobil pikap yang telah mereka sediakan. Polisi pun datang dan langsung menggagalkan aksi tersebut.

Ketegangan antara keluarga pasien dengan polisi pun justru semakin berlarut. Aparat pun tegas dan mengeluarkan tembakan peringatan berkali-kali.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, mengatakan, jenazah tersebut diketahui berinisial DB, 60 tahun dan meninggal dunia sekitar pukul 19.00 Wita.

Sebelum meninggal, DB sempat menjalani swab test dan memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19. Hasil swab pun sampai malam hari belum keluar dan keluarga almarhum DB meminta untuk mengambil jenazah keluarganya tersebut.

“Pasien hendak diambil paksa oleh pihak keluarga, namun kami berhasil mengamankan sehingga jenazah berhasil dibawa kembali ke kamar jenazah,” kata Iqbal kepada wartawan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...