Polri Tak Berikan Izin untuk Sepak Bola, Fokus Pilkada Serentak

Pekerja melakukan perawatan rumput di Stadion Surajaya, Lamongan. (Anjar Dwi Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Setelah lahirnya kesepakatan dalam club meeting (13/10) untuk melanjutkan kompetisi, PT LIB langsung mendapat pekerjaan rumah yang menumpuk.

Selain harus tetap memastikan izin keramaian dari Polri bisa turun serta persiapan protokol kesehatan bagi seluruh klub peserta, salah satu yang terpenting adalah harus membereskan jadwal pertandingan.

Ya, jadwal Liga 1 musim 2020 pastinya akan berubah. LIB harus kembali menyusun jadwal sedemikian rupa agar kompetisi bisa berakhir akhir Maret tahun depan.

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan, saat ini persiapan sudah digeber. Timnya mulai menyusun segala perincian mengenai jadwal. Dalam waktu dekat, jadwal harus dikirimkan ke klub sebagai persiapan melanjutkan kompetisi. ’’Segala sesuatunya akan disiapkan dengan matang,’’ tuturnya.

Berkaitan dengan jadwal, LIB memang harus mengubah jadwal yang sudah dibagikan kepada klub. Sebab, ada beberapa klub yang baru saja memastikan home base. Sebut saja Persipura Jayapura yang akhirnya memakai Stadion Surajaya, Lamongan.

Ada pula Bhayangkara FC yang mungkin kembali berkandang di Stadion PTIK, Jakarta. Hal itu tidak terlepas dari dicabutnya status PSBB DKI Jakarta. Kelonggaran tersebut membuat The Guardian tidak perlu mengungsi ke Stadion Kelapa Dua di Tangerang lagi.

Masalahnya, selain dipusingkan dengan pembuatan jadwal, LIB harus kembali menanggung beban berat setelah Polri secara tegas menyatakan tidak akan memberikan izin keramaian. Artinya, walau sudah ada kesepakatan tertulis seluruh klub Liga 1 akan melanjutkan kompetisi, Polri tetap tidak akan mengeluarkan izin untuk Liga 1.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...