Sebuah Pesawat Ruang Angkasa akan Meluncur di Sekitar Venus, Mengarahkannya ke Jalur Merkurius

Ilustrasi pesawat antariksa menuju Venus. (NASA)

FAJAR.CO.ID, TEKNO — Sebuah pesawat ruang angkasa gabungan Eropa dan Jepang akan meluncur mengelilingi planet Venus, menampilkan tarikan gravitasi pendek yang akan mengubah jalur kendaraan di luar angkasa.

Manuver kritis ini akan berlangsung tepat sebelum tengah malam Waktu Bagian Timur, dan pesawat ruang angkasa harus menyelesaikan rutinitasnya untuk mencapai tujuan akhirnya planet Merkurius dalam lima tahun ke depan.

Pesawat luar angkasa yang membuat ayunan planet ini adalah BepiColombo, yang sebenarnya adalah dua pesawat ruang angkasa yang dibungkus menjadi satu.

Kendaraan itu terdiri dari satu pesawat ruang angkasa yang diawasi oleh Badan Antariksa Eropa dan satu lagi diawasi oleh Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang.

Begitu mereka mencapai Merkurius, pesawat ruang angkasa akan memisahkan dan mengorbit secara independen, mengumpulkan data tentang struktur, atmosfer, medan magnet Merkurius, dan banyak lagi.

Diluncurkan pada Oktober 2018, BepiColombo saat ini berada di tengah-tengah perjalanan panjang tujuh tahun, dengan pesawat ruang angkasa memasuki orbit Merkurius pada akhir 2025.

Jalan menuju Merkurius sangat panjang karena letak planet ini di Tata Surya kita. Karena Merkurius sangat dekat dengan Matahari, setiap pesawat ruang angkasa yang mencoba mengunjungi planet ini akan merasakan tarikan ekstra besar dari bintang masif – tarikan gravitasi yang menyebabkan kendaraan melaju kencang.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...