Segini Jumlah Personel Brimob yang Kawal Jenazah Covid-19 di RS dan di Pemakaman

Personel Brimob

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Brimob Batalyon A Pelopor Polda Sulsel, tak lengah terus menjaga dan mengawal setiap lokasi yang dianggap rawan aksi penjemputan paksa jenazah Covid-19.

Seperti di beberapa rumah sakit rujukan di Kota Makassar dan di area pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Gowa.

Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, AKBP Darminto, mengatakan, ada 60 personel yang melaksanakan pengawalan secara bergantian dalam tim tersebut.

Terdiri dari 10 personel ditugaskan menjaga di Macanda, Kabupaten Gowa, dan 50 Personel mengawal jenazah Covid-19 dari rumah sakit rujukan hingga ke Macanda.

“Mereka ditugaskan mengawal pemakaman jenazah Covid-19, dalam rangka antisipasi adanya penolakan dari warga terhadap proses pemakaman,” tegas AKBP Darminto, Kamis (15/10/2020).

Pengamanan dengan mengirim personel Brimob sudah sesuai dengan arahan Kapolri, melalui Kapolda Sulsel, dan Dansat Brimob untuk melaksanakan pengamanan di setiap rumah sakit rujukan Covid-19.

“Kita tidak akan membiarkan tindakan dan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah ini terjadi lagi. Maka kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, lalu menindak tegas provokator,” katanya.

Sebelumnya, Aksi pengambilan paksa jenazah di Kota Makassar kembali terjadi. Kali ini di RS Awal Bros, Jalan Urip Sumohardjo, Rabu (14/10/2020).

Sanak keluarga sudah membawa jenazah keluarganya dengan keranda, ke sebuah mobil pikap yang telah mereka sediakan. Polisi pun datang dan langsung menggagalkan aksi tersebut.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...