Sering Transaksi Barang Terlarang di Rumahnya, Pensiunan Dosen Diciduk Aparat

Tersangka Sunartha (dua dari kanan) bersama barang bukti narkoba di Mapolresta Denpasar, Kamis (15/10) (Adrian Suwanto)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Seorang pensiunan dosen di dua kampus ternama di Bali dibekuk jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar karena menyimpan narkotika jenis sabu-sabu (SS).

Sunartha, pria 56 tahun yang sebelumnya berprofesi sebagai dosen ini dibekuk dirumahnya di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar Selatan, pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 19.30 WITA

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (15/10), menjelaskan, kronologi penangkapan terhadap tersangka yang juga seorang oknum pensiunan PNS (Pegawai Negeri Sipil) ini, berawal dari adanya informasi masyarakat.

“Bahwa dari informasi masyarakat, di rumah tersangka Sunartha ini sering dijadikan tempat untuk transaksi narkoba. begitu ceritanya,” ungkap Kombes Jansen.

Selanjutnya, atas informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Setelah hampir seminggu melakukan penyelidikan, polisi dari Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas Counter Transnational Organize Crime (CTOC) Polda Bali akhirnya menangkap pelaku di rumahnya. “Tersangka kami tangkap saat sedang bersantai di depan teras rumahnya,”imbuhnya.

Usai ditangkap, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

Hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 2 (dua) paket sabu-sabu dengan berat total 0, 31 gram.

“Tersangka dan barang bukti langsung kami amankan untuk dilakukan penyidikan,”tegas Jansen.

Sementara dari hasil penyidikan, Sunartha mengaku jika barang haram itu diperoleh dari salah seorang yang mengaku bernama Koplar. “Terkait siapa Koplar, tersangka mengaku tidak kenal sama sekali. Jadi ini jaringan terputus,”tambahnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...