Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Begini Pembelaan Eks Wakapolres Takalar

Ilustrasi oknum polisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Eks Wakapolres Takalar, Kompol NZ resmi dimutasi di Pamen Yanma Polda Sulsel berdasarkan Telegram nomor STR/740/X/KEP./2020, per tanggal 12 Oktober 2020.

Dia diduga melecehkan seorang perempuan di ruang kerjanya berinisial A, hingga membuat ia lengser dari jabatannya sebagai orang nomor dua di Polres Takalar.

Meski telah dimutasi di Pamen Yanma Polda Sulsel, perwira satu melati ini membela diri. Kompol NZ mengaku justru menjadi korban. Bukan sebagai pelaku perbuatan asusila itu.

“Kita sedang mendalami. Memang agak rumit karena keterangan dari kedua pihak yang berseberangan,” kata Kabid Humas Polda Sulse, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (15/10/2020).

“Dari Wakapolres sendiri sampaikan, sebenarnya dia yang menjadi korban. Namun dia yang dilakukan dilaporkan. Karena dia yang ditelepon dan didatangi (oleh A),” sambung Kombes Ibrahim.

Belum diketahui jenis pelecehan apa yang diduga dilakukan oleh Kompol NZ, terhadap perempuan berinisial A hingga dia dilapor ke Polda Sulsel belum lama ini.

Namun apalah daya. Nasi sudah menjadi bubur. Keputusan dari pimpinan telah keluar. Kompol NZ dimutasi ke Pamen Yanma Polda Sulsel.

Kompol NZ kini berada di unsur pelayanan di bawah naungan langsung Kapolda. Yanma sendiri disebut sebagai tempat para oknum polisi disanksi atas sebuah kasus.

Tugasnya antara lain pelayanan angkutan, perumahan, pengawalan protokoler, penjagaan markas, dan urusan dalam di lingkungan Polda. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...