Usai Viral di Medsos, Syawir Mengaku Tak Pernah Rendahkan Institusi Polri, Kapolres Bilang Ini

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Usai viral akibat postingan ucapan selamat datang untuk Kapolres Pangkep yang baru, Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji pun memerintahkan timnya untuk menindaklanjuti postingan tersebut.

Saat dihubungi FAJAR, Kamis (15/11/2020), M Syawir mengatakan, pihaknya membantah postingan itu ditujukan berpihaknya Kapolres Pangkep ke salah satu paslon.

“Postingan itu secara umum dan saya tidak pernah menyebut salah satu paslon. Hanya saja postingan saya justru diviralkan salah satu tim paslon. Padahal saya sama sekali tidak pernah menyebut paslon. Kata ‘Dekkeng’ yang dipersoalkan itu bagi saya artikan sebagai teman atau sahabat saja,” papar Syawir yang juga simpatisan paslon nomor urut 2, Abdul Rahman Assagaf-Muammar Muhayang (RAMAH).

Pihaknya pun mengaku, tak pernah bermaksud untuk mencoreng citra kepolisian. Pihaknya menyayangkan adanya akun salah satu tim paslon yang menyebarluaskan.

“Saya hapus karena sudah diviralkan salah satu akun dari tim paslon. Untuk menghindari kesalahpahaman. Tidak ada juga maksud dan tujuan saya untuk melecehkan dan merendahkan institusi polri,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji, mengatakan, postingan itu dinilai mencoreng institusi polri dan pribadinya. Sebab dinilai kata “dekkeng” itu diartikan sebagai pengurus.

Terlebih lagi dikatakan, postingan itu muncul setelah adanya telegram mutasi dari Polri, di mana Kapolres Pangkep saat ini dimutasi ke Mabes Polri dan digantikan Kapolres Enrekang.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...