Kejati Sulbar Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Satu Juta Bibit Kopi

Kejati Sulbar Tahan Tersangka

FAJAR.CO.ID,MAMUJU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar resmi menahan Murnianto, tersangka kasus korupsi pengadaan satu juta bibit kopi di Mamasa, Kamis, 15 Oktober. Dia merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di proyek senilai Rp9 miliar tersebut.

Asisten Pidana Khusus Kajati Sulbar, Fery Mupahir mengatakan Kabid Holtikultura di Dinas Pertanian Mamasa ini terbukti meminta Tim Pokja untuk mengganti spesifikasi bibit kopi pada Summary Report menjadi jenis benih kopi Somatic Embriogenesis (SE).

Hal itu dilakukan agar pelelangan dapat dimenangkan oleh PT. Supin Raya yang telah terlebih dahulu mengadakan perjanjian dengan satu-satunya suplier bibit kopi SE di Indonesia yaitu Puslitkoka, di Jember.

“Tersangka sebagai PPK membuat kontrak yang tidak sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK), pedoman teknis dan spesifikasi barang berupa bibit kopi yang ada pada HPS,” kata Fery.

Namun pada akhir pekerjaan proyek itu, PT. Supin Raya terbukti tidak dapat memenuhi prestasi pekerjaan. Tetapi Murnianto tetap membuat addendum kontrak sehingga pencairan pekerjaan dapat dilakukan seratus persen . Akibat rangkaian perbuatannya BPKP Sulbar mencatat kerugian negara Rp1,1 miliar lebih.

Tersangka Murnianto, disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...