Niatnya Urus SIM, Wanita A Malah Masuk ke Ruangan Wakapolres hingga Berujung Dugaan Pelecehan

ILUSTRASI

“Kenapa ki?,” tanya NZ.

Perempuan A pun menceritakan panjang lebar bahwa dia ingin mengurus SIM. Namun dia lebih dulu ingin ke ruang kerja NZ untuk bertemu.

“Tapi bisa ji saya ke ruangan ta?” tanya perempuan A ini.

NZ pun mempersilakan A datang ke ruang kerjanya. Berselang beberapa menit, perempuan A pun tiba.

NZ pun menyambutnya dengan baik dan mempersilakan A masuk dan duduk di ruang kerjanya.

Semula, percakapan antara keduanya hanya seputar biaya dan persyaratan pengurusan SIM oleh A di Polres Takalar.

“Berapa biayanya? tanya A.

Namun NZ menepis lantaran dia tidak tahu biaya pengurusan SIM. Perwira ini hanya menyarankan A pergi ke pelayanan SIM.

Namun A justru tidak ke sana. Malahan dia memperpanjang percakapan santai dengan NZ.

Berselang beberapa menit, sesuatu yang dianggap aneh pun terjadi. Pengakuan NZ, perempuan A ini berdiri dari tempat duduknya lalu mendekati dan memeluk NZ.

“Duduk duduk mi dulu” kata A, sambil memeluk dan memegang kelamin NZ.

NZ langsung menepis tangan A yang memegang kelaminnya itu.

“Ih kenapa begini?” tanya NZ kepada A.

Takut hal yang tidak diinginkan terjadi di ruang kerjanya, NZ pun mempersilakan A untuk segera pulang.

“Pulang mki” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar