Sulsel Ajukan 3.155 Kuota ASN, Didominasi Guru dan Nakes

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 semakin tinggi. Khususnya formasi tenaga pendidik dan kesehatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel, Imran Jausi.

Imran membeberkan total usulan yang diajukan ke Kemenpan-RB sebanyak 3.155 pegawai. Di antaranya kebutuhan untuk seleksi penerimaan CPNS sebanyak 2.070, jalur inpassing 538 pegawai dan jalur penerimaan PPPK sebanyak 547.

“Kita tahu semakin tinggi pensiunan di Pemprov, jadi memang kita butuh untuk mengisi kekosongan itu apalagi untuk formasi guru dan kesehatan harus rekrut banyak,” ucap Imran.

Kendati begitu, ia mengaku usulan kebutuhan ASN tersebut masih dipertimbangkan oleh Pemerintah Pusat.

Lantaran berdasarkan pengalaman dua tahun lalu, lanjut Imran, Pemprov Sulsel hanya diberikan sebanyak 386 kuota. Di tahun 2019 hanya 195 kuota.

“Semoga tahun depan kita bisa dapat lebih banyak kuota dari Pusat karena yang pensiun juga semakin banyak,” jelasnya.

Ditambah, kata dia, selama 2 tahun kedepan Pemerintah Pusat tidak membuka penerimaan CPNS. Hnaya saja, Imran menuturkan hal tersebut tak menganggu birokrasi di Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Secara umum kita (Pemprov) banyak menerima pegawai pindahan dari kabupaten kota,” tutupnya. (Anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...