Antisipasi Banjir di Akhir-Awal Tahun, BMKG Minta ini ke Gubernur Sulsel


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah diminta untuk mensosialisasikan dampak fenomena La Nina hingga ke Kabupaten Kota.

Lantaran, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan untuk musim hujan tahun 2020-2021 Sulawesi Selatan, wilayah pantai barat akan masuk di November.

Sehingga Awal November sudah mulai masuk musim penghujan dan puncaknya diperkirakan pada bulan Januari 2021.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar (BBMKG Wilayah IV Makassar), Darmawan mengatakan dampak fenomena La Nina bila tidak diantisipasi sejak dini mampu mengakibatkan bencana alam, salah satunya banjir.

“Seiring kenaikan curah hujan, La Nina berpotensi meningkatkan risiko banjir dan membuat lahan pertanian terendam,” ucap Darmawan, Sabtu (17/10/2020).

Untuk mengantisipasi itu, ia menyarankan agar Pemerintah Sulsel memperhatikan saluran air di lahan pertanian dan diperlebar serta memastikan aliran air tidak ada hambatan.

Senada dengan Darmawan, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Maros, Hartanto juga menuturkan hal yang sama.

Menurutnya, seluruh stakeholder harus mengantisipasi dampak fenomena La Nina. Koordinasi antar Pemerintah Daerah, baik tingkat kabupaten kota maupun provinsi, yang wilayahnya dilintasi sungai menjadi penting.

Lantaran tata kelola air dari hulu hingga hilir harus mengalir dengan baik tanpa ada hambatan.

“Kami sudah meminta agar gubernur dan bupati serta wali kota dapat mensosialisasikan ini. Kemudian kami (BMKG) akan membuat pertemuan dengan bupati dan wali kota se Sulsel,” bebernya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...