ARA Ungkap Insentif Ketua RT/RW Ide dan Keputusan di DPRD, Anggaran dari Pajak Warga Sendiri


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali, meluruskan klaim salah satu calon Walikota terkait kebijakan insentif Ketua RT dan RW.

Ketua DPC Partai Demokrat Makassar itu menegaskan, insentif RT/RW ini sebelumnya merupakan ide darinya bersama sejumlah legislator Makassar lainnya kala itu.

Ide insentif Ketua RT dan RW ini kemudian menjadi satu kebijakan yang diputuskan melalui rapat di Badan Anggaran. ARA sapaan Adi Rasyid Ali yang mengetuk palu saat itu sebagai Ketua Badan Anggaran.

“Awalnya memang soal insentif ini ide kami yang kemudian di DPRD diputuskan. Jadi soal uangnya atau anggarannya itu bukan anggaran wali kota tapi semua anggarannya dari warga hasil dari pajak mereka sendiri,” terangnya saat mendampingi Munafri Arifuddin kampanye di Jl Usman Dg Ngalle, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukang, Sabtu (17/10/2020).

ARA pun mengajak warga untuk lebih cermat lagi dalam memilih calon walikota.

Sebab menurutnya ada beberapa hal yang terlalu berlebihan disampaikan calon lain yang membuat masyarakat nantinya kebingungan.

“Bohong itu kalau salah satu paslon yang cetuskan ini kebijakan (Insentif RT/RW). Jadi kita semua saya ajak ki’ ini bersama-sama melihat betul mana calon yang layak kita pilih. Saat ini yang paling layak cuma Pak Appi,” tegasnya.

Dengan alasan itulah ARA bersama Partai Demokrat pada Pilwali Makassar 2020 ini mengusung Appi-Rahman.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...