Dihantam Ombak, Wusshh!!! Kemudi Rusak, Satu Nelayan Tewas

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Gemuruh suara ombak terdengar keras. Nelayan yang hendak mencari ikan, justru mendapat musibah.

Hantaman ombak besar di perairan Tanakeke, Desa Tompotana, Kecamatan Kepulauan Tanekeke, Kabupaten Takalar membuat nelayan milik nelayan hancur.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (17/10/2020) sekitar pukul 10.40 Wita atau saat paparan sinar matahari siang mulai menyengat.

Wwuusshh…!!! Prak…!!!

Alat tranportasi laut milik nelayan setempat hancur disapu ombak. Beberapa bagian perahu pun berantakan dan berserakan di laut.

Perahu itu mengangkut sembilan orang nelayan. Mereka terpaksa melompat ke laut dan segera mencari daratan lalu meminta bantuan.

Namun bukan ombak dan angin kencang yang membuat perahu milik nelayan hancur berkeping. Tali kemudi perahu ini putus hingga dihantam dan terbawa ombak.

“Ketika perahu Jolloro sedang berlayar, tiba-tiba tali kemudi terputus dan mengakibatkan kapal terbalik,” kata Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan, Sabtu (17/10/2020).

Dari sembilan nelayan yang lompat ke laut, ada satu di antaranya yang dinyatakan meninggal dunia. Namanya Hasmi Daeng Jintu, 30 tahun.

Warga asal Dusun Labbotallua, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke ini diduga terlalu banyak meminum air di laut, hingga tak mampu lagi berenang ke daratan terdekat.

“Satu orang meninggal dalam peristiwa ini. Kami pun bergegas berangkat ke Kepulauan Tanakeke, untuk membantu para korban kecelakaan dan ditolong,” jelas Ipda Sumarwan, saat dikonfirmasi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...