Ngaku Polisi, MDT Provokasi Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Keluarga mencoba mengambil jenazah covid-19

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Keberadaan pria berinisial DA, 20 tahun dan temannya, MDT alias Dody, 28 tahun saat aksi jemput paksa jenazah Covid-19 di RS Awal Bros, Kota Makassar membuat resah aparat kepolisian di lokasi.

DA jadi provokator bagi para massa yang ingin mengambil paksa jenazah keluarganya dari rumah sakit tersebut. Sedangkan MDT mengaku aparat dan mengenakan atribut polisi, bertuliskan Reserse Mobile (Resmob).

Aksi terlarangnya pun ketahuan dan telah ditangkap pada Kamis, (15/10/2020) kemarin.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, pihaknya belum mendalami lebih jauh soal motif dari pelaku yang ikut jemput paksa jenazah dan mengaku-ngaku sebagai polisi.

“Kita tidak dalami sejauh itu. Penerapan pasalnya tidak terkait,” katanya, Sabtu (17/10/2020).

Kedua pelaku yang saat itu sedang berada di depan kantor DPRD Kota Makassar, bergegas ke RS Awal Bros dan mencampuri pengambilan paksa jenazah Covid-19 dan mengaku sebagai polisi.

Namun perwira tiga melati ini menepis dugaan soal kedua pelaku ini kerap jadi provokator, di setiap peristiwa pengambilan paksa jenazah Covid-19 di beberapa rumah sakit di Kota Makassar.

“Sudah banyak yang diproses hukum terkait pengambilan jenazah Covid-19. Namun semuanya tidak terhubung,” pungkas Kombes Ibrahim

Sebelumnya diberitakan, aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 terjadi di RS Awal Bros, Jalan Urip Sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Rabu malam (14/10/2020) lalu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...