Ronaldo Sebut Menteri Olahraga Berbohong

Andrea Pirlo dan Cristiano Ronaldo/Juventus FC

FAJAR.CO.ID, TURIN—Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo membantah pernyataan Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora yang menyebut dirinya melanggar protokol kesehatan setelah dinyatakan positif terpapar virus corona. Ia menyebut itu kebohongan.

Superstar Si Nyonya Tua itu dikarantina di rumahnya di Turin setelah dinyatakan positif terkena virus corona selama tugas internasional dengan Portugal. Dan Spadafora mengatakan dia yakin pemain berusia 35 tahun itu melanggar protokol.

“Keluarga saya ada di lantai lain rumah, kami tidak bisa berhubungan. Saya selalu di rumah, sekarang saya berjemur, juga membiarkan hari-hari berlalu. Saya menghormati protokol, saya tidak melanggarnya, seperti yang telah dikatakan: Itu bohong,” kata Ronaldo melalui Instagram.

Kapten Portugal itu menegaskan, ia berusaha mengikuti seluruh prosedur agar tidak menulari orang lain. Ia bahkan mengaku kembali ke Italia dengan menggunakan ambulans udara dan tidak melakukan kontak dengan siapapun.

“Saya kembali dari Portugal karena tim saya dan saya memastikan untuk mematuhi semua prosedur. Saya kembali ke Italia dengan ambulans udara dan saya tidak memiliki kontak dengan siapa pun, bahkan di Turin,” tegasnya dikutip dari Football Italia.

Petinggi Juventus, Andrea Agnelli menjelaskan, seperti halnya pihak klub, pemain bintang mereka menghormati protokol kesehatan yang berlaku. Menurutnya, Ronaldo bertanggung jawab atas tindakannya sendiri.

“Saat seorang pemain pergi dari sini, dia menjadi warga negara bebas. Jika dia melaju dengan kecepatan 150mph dan tertangkap, saya tidak bisa menjadi orang yang memberi tahu Anda mengapa hal itu terjadi,” kata Agnelli dan mengarahkan pertanyaan ke arah Menteri.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...