Jadi Sorotan… KPK Tak Berniat Hentikan Pengadaan Mobil Dinas, Tetapi Tinjau Ulang

Ilustrasi gedung KPK (Antara)

FAJAR.CO.ID — Sorotan publik masih tertuju ke KPK. Terutama saat munculnya wacana pengadaan fasilitas mobil dinas bagi pejabat hingga dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Usai menuai kritik dan penolakan, tampaknya KPK tidak berniat menghentikan wacana tersebut. Melainkan memutuskan untuk meninjau ulang.

“Bahwa saat ini kami sedang review terkait rencana ini (pengadaan mobil dinas, Red). Ke depannya seperti apa, ya nanti akan dibahas lebih lanjut,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Ali menyampaikan, rencana pengadaan fasilitas mobil dinas merupakan salah satu bagian anggaran KPK untuk 2021 yang sudah disetujui DPR RI sebesar Rp1,3 triliun. Sehingga, pembahasannya masih panjang.

“Kemungkinan-kemungkinan ke depan kita nggak bisa berandai-andai, bahwa saat ini kami putuskan untuk tinjau ulang dan melakukan pembahasan di anggaran 2021,” ucap Ali.

Untuk itu, banyaknya kritikan soal wacana pengadaan mobil dinas, Ali sangat memaklumi hal tersebut. Termasuk jajaran Dewas KPK menolak rencana pengadaan mobil dinas. Sebab, lima anggota Dewas KPK memang tidak diajak dalam pembahasan rencana pengadaan mobil dinas.

Sehingga, KPK memutuskan untuk meninjau ulang wacana pengadaan monil dinas. “Nggak melangkah lebih lanjut terkait pembahasan mobil dinas ini untuk saat ini,” cetus Ali.

“KPK mendengar sungguh-sungguh masukan dari masyarakat. Termasuk juga apa yang disampaikan oleh Dewas. Oleh karena itu, kami meninjau ulang terkait dengan ini,” sambungnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...