Jalan Panjang Benda-benda Bersejarah Indonesia di Belanda untuk Pulang

Minggu, 18 Oktober 2020 12:21

SENJATA DARI JAWA: Berbagai senjata dari Perang Jawa 1825-1830 di Museum Bronbeek, Arnhem, Belanda. Sealin milik Pangera...

’’Tapi, saya khawatir soal eksekusinya,’’ kata Van Beurden seperti dikutip Associated Press.

Repatriasi barang-barang bersejarah Indonesia dari Belanda sebenarnya terjadi sejak 1970-an. Jika ditotal, sudah ada 1.500 koleksi bersejarah yang pulang kembali ke tanah air.

Pemerintah, kata Fitra, juga tak bisa sembarangan mengajukan klaim atau permintaan pengembalian. Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan: nilai benda budaya tersebut dan lokasi penyimpanan di Indonesia. Sebagaimana yang tercantum dalam UU 11/2010 tentang Cagar Budaya dan UU 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Sekarang sedang kami cek dan pilih juga oleh Tim Ahli CBN (Cagar Budaya Nasional, Red),” paparnya.

Dia melanjutkan, nilai itu bisa berkaitan dengan sejarah etnis tertentu, agama, tokoh, perjuangan, hingga kerajaan. Dan, yang tak kalah penting adalah narasi benda budaya tersebut.

Sebab, keterangan sejarah kebanyakan benda budaya di luar negeri sangat minim. Bahkan, sebagian hanya ditulis lokasi asalnya. Misalnya, Central Java.

’’Jadi, yang penting bukan hanya koleksinya, tapi juga narasinya. Ini yang membedakan museum dan toko barang antik,’’ jelas Fitra.

Bagikan berita ini:
9
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar