5000 Mahasiswa Kembali Turun Demo, Menko Mahfud Beri Pesan Serius Ini

Senin, 19 Oktober 2020 21:35
5000 Mahasiswa Kembali Turun Demo, Menko Mahfud Beri Pesan Serius Ini

Massa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia aksi demo menolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (16/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

Menurut Mahfud MD, bukan tidak mungkin adanya penyusup yang ingin memanfaatkan kesempatan dengan membuat unjuk rasa yang sebenarnya bertujuan menyampaikan aspirasi justru menjadi ricuh.

Bahkan, kata dia, para penyusup itu ingin mencari martil dengan memanfaatkan para pedemo agar menjadi korban dan ditudingkan kepada aparat keamanan.

“Saya ingatkan bahwa bukan tidak mungkin di antara para pengunjuk rasa ada penyusup yang ingin mencari martil mencari korban yang kemudian ditudingkan ke aparat,” tegasnya.

Oleh karena itu, Mahfud MD meminta pedemo untuk berhati-hati dan mewaspadai agar jangan sampai aksi demo sebagai sarana penyampaian aspirasi tercoreng dengan aksi anarkis.

Yang jelas, kata dia, potensi-potensi masuknya penyusup dalam unjuk rasa semacam itu sudah diamati oleh kepolisian yang akan bertindak tegas terhadap pengacau.

“Ini juga sudah masuk ke dalam tengarai kami. Di dalam tengarai para penegak hukum dan penjaga kamtibnas, dalam hal ini kepolisian,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Bagikan berita ini:
6
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar