Aktivis Ditangkap, Iwan Sumule: ProDEM Tak akan Surut

Iwan Sumule bersma Adam Wahab menemui Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat di Bareskrim Polri, Selasa (13/10/2020) malam. Foto IST

FAJAR.CO.IDm JAKARTA – Demokrasi Indonesia sudah menunjukkan tanda-tanda menuju kepunahan. Setidaknya penangkapan para aktivis yang kritis pada pemerintah menjadi pertanda yang nyata.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule, Senin (19/10).

Dalam akun Twitter pribadinya, Iwan Sumule turut mengunggah sebuah foto ketika dirinya bersama dengan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang juga senator ProDEM, Syahganda Nainggolan di Yogyakarta.

Iwan Sumule mengaku geram atas aksi penangkapan aktivis saat melihat foto lama tersebut.

“Lihat foto dengan Syahganda membuat saya geram atas penangkapan terhadap aktivis ProDEM,” tegasnya.

Menurutnya, aksi penangkapan itu menjadi tanda demokrasi telah menuju kepunahan. Sebab, penguasa mulai menunjukkan diri bahwa mereka adalah pihak yang memonopoli kebenaran.

“Kebenaran mutlak telah dimonopoli penguasa,” tegasnya.

Namun demikian, Iwan Sumule memastikan dirinya dan para aktivis ProDEM tidak akan pernah lelah dalam menjaga demokrasi di negeri ini.

Dia memastikan apa yang selama ini diperjuangkan Syahganda tidak akan sia-sia.

“ProDEM tak akan surut menjaga dan mewujudkan demokrasi. Agar apa yang terjadi pada Syahganda dan Jumhur tidak sia-sia,” tutupnya. (sta/rmol/pojoksatu/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...