Bantu Pengamanan Unjuk Rasa, 1 Kompi Sabhara Polda Bali Terbang ke Jakarta

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang menolak pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja di kawasan Harmoni, Jakarta, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi tersebut berakhir ricuh. Foto: Antara

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Polda Bali kembali mengirim pasukan Satuan Setingkat Kompi (SSK) unit Sabhara ke Ibu Kota Jakarta untuk mengantisipasi demonstrasi besar-besaran.

Apel pelepasan pasukan yang dilakukan, Senin (19/10), di Mapolda Bali, langsung dipimpin Kapolda Bali Irjend Polisi Petrus Reinhard Golose. Sebanyak 100 pasukan diberangkatkan untuk tujuan tersebut.

Usai apel dan inspeksi pasukan, Kapolda Bali Irjend Polisi Petrus Reinhard Golose menjelaskan tujuan pengiriman pasukan untuk membantu mengamankan Ibu Kota.

“Kami mengirimkan lagi BKO dalam rangka mengantisipasi keamanan di Jakarta. Kami mengirim 100 orang pasukan,” jelas Kapolda.

Selain mengirimkan pasukan, Polda Bali juga mengirimkan dua tenaga medis ke Jakarta. “Kami juga mengirim dua tenaga medis untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan,” ungkap jenderal bintang dua ini.

Walaupun mengirimkan pasukan ke Ibu Kota Negara, Kapolda juga memastikan keamanan di Bali tetap terjaga, termasuk untuk mengantisipasi jika terjadi demonstransi di Bali.

“Saya juga sudah mengecek ke para kapolres, untuk mengantisipasi wilayah hukum Polda Bali jika terjadi demonstrasi,” jelasnya lagi.

Kapolda kembali mengimbau masyarakat Bali untuk mengedepankan karakter masyarakat Bali dalam menyampaikan aspirasi. “Saya percaya Bali dengan kelembutan dan budayanya dalam menyampaikan aspirasi, ” tandasnya.

Jika harus melakukan unjuk rasa dalam menyampaikan aspirasi, Kapolda berharap jangan sampai anarkis sehingga membuat kerusakan di fasilitas umum.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar