Dianggap Hina NU, Gus Nur akan Dipolisikan

Senin, 19 Oktober 2020 15:27

Gus Nur dan Refly Harun saat berbincang di Chanel YouTube Refly Harun. (Screenshoot).

Sebelumnya, Muannas Alaidid mengatakan, laporan polisi terhadap Gus Nur telah banyak menumpuk di Mabes Polri. Beberapa di antaranya juga belum diproses. Namun dalam konten kali ini, Refly Harun juga bisa menjadi sasaran selaku pemilik chanel YouTube.

“Dalam konten ini dia dan pemilik kanal YouTube yang menyiarkan bisa aja dilaporkan atas tuduhan ujaran kebencian dan menyebarkan hoax terhadap NU. kadang meski ada kesungguhan aparat tak cukup hanya inisiatif masyarakat melaporkan,” kata Muannas.

Diberitakan FIN, Gus Nur mengkritik NU habis-habisan ketika berbincang dengan Refly Harun di Chanel YouTubenya pada Sabtu (17/10).

Gus Nur menilai, era Jokowi membuat NU berubah 180 derajat. Gus Nur mengibaratkan NU seperti sebuah bis besar. Bis itu dikemudikan oleh seorang sopir yang mabuk dan juga para penumpangnya yang kurang ajar.

“Setelah rezim ini lahir, tiba-tiba 180 derajat (NU), berubah. Saya ibarat NU sekarang itu seperti bis umum, sopirnya mabuk, kondekturnya teler, dan penumpangnya itu kurang ajar semua. perokok, nyanyi, buka-buka aurat, dangdutan juga. Jadi kesucian NU yang selama ini saya kenal itu seakan-akan ga ada sekarang ini.” Ucap Gus Nur.

Gus Nur mengatakan, sebelum ada hadir pemerintahan Jokowi, hubungan NU dengan dirinya baik. Ke mana-mana, dia selalu dikawal oleh Banser.

“Sebelum ada rezim ini, saya dakwah selalu dikawal banser, saya adem ayam sama NU, ga pernah ada masalah,” ucap Gus Nur.

Bagikan berita ini:
4
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar