Gagal Fungsi, Disperindagem Pinrang Belum “Kapok” Bangun Pasar

Senin, 19 Oktober 2020 14:16

Pasar Rakyat Suppa, merupakan salah satu program gagal manfaat dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Mineral...

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Pasar gagal fungsi masih tersebar di beberapa kecamatan di Bumi Lasinrang. Meski begitu, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Mineral (Disperindagem) Kabupaten Pinrang masih punya hajatan untuk tetap bikin pasar ke depannya.

Seperti diketahui, di Pinrang masih eksis Pasar Sentral Baru (terminal), Pasar Rakyat Suppa, juga Pasar Rakyat Batulappa. Namun ketiga-tiganya gagal manfaat usai menelan anggaran bermiliar-miliar.

Hanya saja, hal itu seolah tak dipedulikan oleh dinas terkait. Sekdis Disperindagem Pinrang, Nasruddin, usai hearing dengan anggota DPRD beberapa waktu lalu mengaku, jika ada penganggaran baru untuk pasar, itu akan dilakukan kajian terlebih dahulu.

“Kalau DAK kami tidak terima lagi. Yang ada sekarang dana tugas pembantuan (TP),” jelasnya.

Sebagai catatan dana TP merupakan anggaran yang berasal dari APBN yang dilaksanakan oleh daerah dan desa yang mencakup semua penerimaan dan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan kegiatan tugas pembantuan.

Kegiatan tugas pembantuan dialokasikan untuk kegiatan bersifat fisik, antara lain pengadaan tanah, bangunan, peralatan dan mesin, jalan, irigasi dan jaringan, serta kegiatan fisik lain yang menambah nilai aset pemerintah.

“Untuk dana TP, bisa dilakukan di Ammani ,Kecamatan Mattiro Sompe. Jika memang ada embrio pasar ya diagendakan itu. Lagi pula, embrio pasar ini juga diusulkan dahulu. Terus dikaji,” katanya tanpa merinci rencana penganggarannya. (gsa)

Komentar