Melarikan Diri, Polisi Buru Pria Diduga Pengguna Jasa Prostitusi Anak

Kapolres Pidie Aceh AKBP Zulhir Destrian didampingi Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra memberikan keterangan di mapolres setempat di Kota Sigli, Pidie, Sabtu (17/10). ( Polres Pidie Aceh/Antara)

FAJAR.CO.ID, ACEH — Kepolisian Resor (Polres) Pidie, Provinsi Aceh, memburu seorang pria berinisial I yang diduga pengguna jasa prostitusi anak di bawah umur. Sebelumnya, polisi sudah mengamankan tiga tersangka dalam kasus tersebut.

”Pelaku berinisial I, kami masukkan daftar pencarian orang (DPO) karena diduga telah melarikan diri,” kata Kasatreskrim Polres Pidie Iptu Ferdian Chandra seperti dilansir dari Antara pada Minggu (18/10).

Tiga tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya, lanjut Ferdian, yakni Irena Fransisca Regalado alias Ririn, 38, ibu rumah tangga warga Desa Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie yang diduga sebagai mucikari.

Selain itu, dua pelaku yang diduga pengguna jasa prostitusi masing-masing Ikhwan alias Tolek Salak, 40, pedagang, warga Desa Gampong Raya Lhok Kaju, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie, serta Deni Imrayadi, 26, warga Desa Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

Ferdian Chandra menjelaskan, pelaku berinisial I diburu polisi karena pria tersebut diduga terlibat dalam perkara tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Meski sudah menahan tiga tersangka, polisi memastikan tetap akan memburu pelaku yang sudah dimasukkan ke dalam DPO guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Menurut Ferdian, terungkapnya kasus itu setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana prostitusi yang diduga melibatkan anak di bawah umur sebagai korban. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sejumlah pelaku di beberapa lokasi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...