Ancaman Ganjar Pranowo untuk Pengelola Objek Wisata: Kalau Tidak, Ya Kami Tutup

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat acara Ngompol JPNN.com di Kantor JPNN.com, Jakarta, Rabu (12/8). Foto : Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan pengelola objek wisata di wilayahnya menyiapkan protokol kesehatan ketat untuk menerima masyarakat yang berwisata di masa libur panjang akhir bulan ini.

“Protokolnya harus disiapkan betul-betul, kalau tidak ya kami tutup. Nanti, kami minta semacam patroli untuk mengontrol tempat-tempat wisata itu,” kata Ganjar usai memimpin rapat rutin penanganan COVID-19 di Semarang, Senin (19/10).

Ganjar menyampaikan hal tersebut menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta jajarannya mengantisipasi melonjaknya kasus penularan COVID-19 saat libur panjang selama lima hari.

Pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada akhir Oktober 2020, tepatnya di 28 dan 30 Oktober 2020 yang mengapit tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 29 Oktober.

Kemudian, pada 31 Oktober 2020 dan 1 November 2020 merupakan jadwal akhir pekan. Ganjar juga menyarankan warga agar tidak mudik ke kampung halaman masing-masing pada libur panjang tersebut guna mengantisipasi meluasnya penyebaran COVID-19.

“Harapan saya, tidak usah mudik saja. Tinggal di sana, di tempat masing-masing, kemudian bisa jaga kesehatan karena kalau mudik saya khawatir ramai di jalan, berkerumun. Kalau boleh saya sarankan, untuk tidak mudik,” katanya.

Ganjar mengaku telah mulai melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan antisipasi kerumunan saat libur panjang mendatang.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar