Hari Jadi Sulsel Ke-351, 40 Buku Sastra Diluncurkan

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jumlah 40-an judul buku sastra yang mampu diterbitkan dalam dua tahun terakhir merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

Begitu komentar Dr Ajiep Padindang, selaku anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, saat peluncuran bersama buku sastra, di Etika Studio, Makassar, Senin, 19 Oktober 2020.

Peluncuran Bersama Buku Sastra ini dalam rangka Hari Jadi Sulsel ke-351 dan Bulan Bahasa dan Sastra 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKSS) dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Sulawesi Selatan.

Meski dari sisi kuantitas terbilang cukup menggembirakan namun dari segi tema masih perlu ditelaah, apakah karya-karya itu memotret situasi sosial masyarakat, mengangkat nilai-nilai lokal dan kesustraan Sulawesi Selatan, serta membincangkan persoalan kebangsaan dan keindonesiaan kita. Karena itu, kita butuh kritikus sastra yang akan mengkaji karya para penulis agar lebih baik dan berkualitas.

“Sayangnya, kritikus sastra itu termasuk manusia langka,” kata Ajiep Padindang, yang memang sangat dekat dengan sastrawan dan seniman itu. Kali ini hanya ada satu buku kritik sastra yang ditulis Mahrus Andis.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang kini menjalani periode keduanya di Senayan itu, menaruh perhatian besar terhadap perkembangan sastra daerah. Dia misalnya, mengembangkan Sekolah Bugis di beberapa kabupaten di Sulsel, dan memuji penerbitan karya sastra berbahasa Makassar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar