Kepolisian Belum Bisa Pastikan Kematian Bripda Miftah Karena Bunuh Diri

Jenazah Bripda Miftah saat tiba di rumah duka, Kabupaten Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Kematian Bripda Miftah masih jadi tanda tanya. Polisi juga belum tahu motif pasti hingga membuat bintara ini terkena luka tembak di bagian dada.

Namun Kapolres Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, masih menduga, kematian anggotanya itu karena penyakit yang diderita sejak kecelakaan pada Mei 2020 lalu, kambuh dan tak tertahankan.

Sehingga kesadaran personel yang bertugas di Satuan Sabhara Polres Selayar ini terganggu, lalu dia menembak dirinya sendiri ke arah dada sebelah kanan.

Namun perwira dua melati ini belum bisa menyimpulkan, jika pria bernama lengkap Miftahul Idris ini sengaja mengarahkan senjata jenis V 2 ke dadanya.

“Masih kami dalami. Apakah kecelakaan atau melukai diri sendiri,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2020).

Apalagi, kata dia, sejak almarhum mengalami kecelakaan dan dirawat di RS Bhayangkara, Kota Makassar, masih mengkonsumsi obat dari dokter rumah sakit tersebut.

Namun saat ini, jenazah Bripda Miftah telah dimakamkan di sekitar Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, sekitar pukul 16.00 Wita tadi.

Para pelayat rela mengantar jenazah almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya, meskipun diiringi isak tangis oleh para sanak keluarga terdekat.

Bripda Miftah ditemukan tewas di dalam musalah Mapolres Selayar, pada Senin (19/20/2020) sekitar pukul 17.30 Wita, dan ditemukan oleh temannya sendiri, Bripda Ary.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar