Kolonel Luqman: Adek-adek Silakan Pulang, Orang Tua Menunggu di Rumah

Selasa, 20 Oktober 2020 20:39

Massa pelajar yang bertahan di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10) mulai membubarkan diri dengan dikawal TNI. (sabik/Jawapos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Massa pelajar yang bertahan di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10) mulai membubarkan diri. Mereka berhasil dipukul mundur secara damai tanpa aksi anarkis sejak pukul 17.45 WIB.

Pantauan JawaPos.com di lapangan, pasukan TNI dari Korps Marinir terlihat mengawal kepulangan mereka. Massa diarahkan ke Jalan Jenderal Sudirman mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia. Adapula massa yang bubar ke Jalan Medan Selatan mengarah Gambir.

“Adek-adek silakan pulang. Anggota TNI akan mengawal kalian. Adek-adek yang tertib jangan anarkis orang tua menunggu di rumah,” kata Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Luqman Arief.

Sebelumnya, unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wiwaha mulai memanas. Setelah massa dari kelompok mahasiswa dan buruh merangsak meninggalkan lokasi unjuk rasa, datang sekelompok massa remaja.

Banyak dari mereka membawa bendera Merah Putihm mereka tetap bertahan di balik barier kawat berduri hingga pukul 17.35 WIB. Tidak jelas apa yang dituntut oleh mereka.

Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Luqman Arief sempat meminta massa untuk membubarkan diri. Namun, tak dihiraukan oleh massa.

“Adek-adek saya hormat kepada kalian. Unjuk rasa sudah selesai, aspirasi kalian akan kami sampaikan,” kata Wahyu di lokasi, Selasa (20/10).

Imbauan tersebut tidak dihiraukan oleh massa. Bahkan terlihat ada beberapa kali lemparan botol air mineral kepada petugas. Pelaku pelemparan botol air mineral bahkan terlihat dipukuli oleh sesama massa lainnya.

Komentar